Friday, July 27, 2018

Tugas Makalah Etika Profesi Bisnis Bidang Distribusi dan Penjualan

Cara Rusli

Tugas Makalah Etika Profesi
Bisnis Bidang Distribusi  dan Penjualan

Etika Profesi di Toko Franchise Indomaret











                                                                          DISUSUN OLEH:
Maria Vianey Bheni              :14201029
Arum Ratnasari                     : 14201019
Wafikah Az-Zakiyah              : 14201042
Lili rusli                                : 14201035
Rimawan A. Mulya               : 14201028





           
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
JAKARTA
2018
KATA PENGANTAR









Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah “Etika Profesi” yang telah banyak membimbing penulis sehingga bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Etika Profesi di Toko Franchise Indomaret”.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penulisan makalah ini, oleh sebab itu penulis sangat mengharapkan kritik, dan saran yang membangun agar penulis bisa memperbaiki kekurangan dan kesalahan dalam pembuatan dan penulisan makalah. Semoga makalah ini bisa berguna dan bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan khususnya bagi penulis sendiri.
Jakarta,19   Juli 2018
Penulis


                        (……………..……)








BAB I
PENDAHULUAN


1.       Latar Belakang

Saat ini perkembangan zaman yang diiringi kemajuan teknologi mendorong setiap orang untuk meningkatkan kemampuan dalam hal penguasaan teknologi informasi sehingga dalam penguasaan teknologi tersebut harus memperhatikan kode etik. Kode etik merupakan sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang baik, benar, apa yang tidak baik atau benar bagi profesional. Kode etik juga menerangkan perbuatan yang salah atau benar, perbuatan yang harus dihindari ataupun dilakukan. Tujuan kode etik adalah agar seorang profesional nantinya dapat memberikan jasa sebaik mungkin kepada konsumen atau pemakainya. Kode etik tersebut diharapkan akan ditaati oleh setiap orang bukan karena paksaan. Dengan adanya kode etik tersebut maka akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Dalam pemahaman kode etik sangat erat hubungannya dengan etika profesi. Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang teknologi informasi.
Kode etik profesi merupakan bagian dari norma yang lebih umum yang ada dalam etika profesi. Kode etik ini memperjelas dan merinci norma-norma ke bentuk yang lebih sempurna walaupun sebenarnya norma-norma terebut sudah tersirat dalam etika profesi.
Kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos” yang berarti karakter, watak, kesusilaan atau adat kebiasaan. Etika mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral, kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, nilai mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat. Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai “the discipline which can act as the performanceindex or reference for our control system” yang artinya disiplin yang dapat bertindak sebagai acuan atau indeks capaian untuk sistem kendali kita.
2.   Rumusan Masalah
Adapun batasan masalah yang akan penulis sampaikan yaitu:
1. Pengertian Etika Profesi
 2. Pengertian distribusi
3. pengertian penjualan barang
4. pengertian penjualan retail
5. pengertian minimarket
6. contoh minimarket
7. kode etik personil toko Indomaret
Tujuan
Tujuannya adalah:
1.       Kita dapat mengetahui pengertian Etika Profesi
2.       Kita dapat mengetahui pengertian distribusi
3.       Kita dapat mengetahui pengertian Penjualan Barang
4.       Kita dapat mengetahui pengertian Penjualan Retail
5.        Kita dapat mengetahui pengertian Minimarket
6. Kita dapat mengetahui kode etik personil Toko Indomaret.



 BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Etika
Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. Etika dan moral dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Ada dua macam etika dalam menentukan baik dan buruknya perilaku manusia:
1.       Etika Deskriptif, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan perilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
2.       Etika Normatif, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.



2.2 Pengertian Profesi
Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya sebutan “profesi” selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karena profesi menuntut keahlian para pemangkunya. Hal ini mengandung arti bahwa suatu pekerjaan atau jabatan yang disebut profesi tidak dapat dipegang oleh sembarang orang, akan tetapi memerlukan suatu persiapan melalui pendidikan dan pelatihan yang dikembangkan khusus untuk itu. Pekerjaan tidak sama dengan profesi.
profesi adalah sama. Secara umum ada beberapa ciri atau sifat pada profesi, yaitu:
a.    Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
b.    Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
c.     Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.

2.3      Pengertian Etika Profesi
Etika profesi menurut keiser dalam (Suhrawardi Lubis, 1994:6-7) adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. Kode etik profesi adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Tujuan kode etik yaitu agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak professional. Prinsip dasar di dalam etika profesi yaitu:
1.    Tanggung jawab.
          a. Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
b. Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat   pada      umumnya.
    2.   Keadilan.
         Prinsip ini menuntut untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
3. Prinsip Kompetensi, melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya, kompetensi  dan        ketekunan.
5.   Prinsip Prilaku Profesional, berprilaku konsisten dengan reputasi profesi.
6.   Prinsip Kerahasiaan, menghormati kerahasiaan informasi.




2.3  Pengertian Distribusi
Menurut assauri;2004 mengatakan bahwa Distribusi adalah suatu aktivitas perpindahan barang dan jasa dari sumbernya ke pelanggan atau consumen akhir melalui jalur distribusi secara tepat waktu.
Contohnya saat kita ingin membuka toko franchise kita membutuhkan produk. Begitu banyak produk yang di butuhkan ditoko franchise salah satunya susu dancow. Untuk mendapatkan susu dancow hingga sampai ke toko franchise kita memrlukan beberapa tahap atau proses karena kegiatan distribusi bukanlah kegiatan tunggal. Distribusi mencakup beberapa kegiatan pokok yaitu:
a.      Pengangkutan atau transportasi, yaitu kegiatan memindahkan atau menyalurkan barang dari produsen ke tangan konsumen.
b.      Penjualan, merupakan pemindahan hak atas barang tersebut dari tangan produsen ke konsumen.
c.       Pembelian, yaitu proses yang di lakukan konsumen untuk mendapatkan barabg tersebut.
d.      Penyimpanan, agar lebih efektif barang-barang yang didistribusikan biasanya dikirim dalam jumlah besar. Untuk itu di butuhkan tempat penyimpanan sementara barang-barang sebelum di jual disebuah tempat penyimpanan/gudang.
e.      Mutu barang, dalam proses ini tentunya konsumen menginginkan mutu barang artinya barang yang berkualitas baik dan terjaga sehingga standarisasi mutu barang menjadi salah satu kegiatan pokok dalam proses distribusi.
f.        Penjamin resiko, untuk menjamin resiko kondisi barang dari distributor hingga ke tangan konsumen, maka distributor bekerjasama dengan lembaga atau perusahaan asuransi.

2.4  Pengertian Penjualan Barang
Penjualan adalah aktivitas terpadu dalam pengembangan berbagai perencanaan strategis yang ditujukan pada upaya pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen yang berakhir pada transaksi penjualan dengan memperoleh laba.Penjelasan lain tentang pengertian penjualan adalah aktivitas transaksi jual beli yang dilaksanakan oleh dua pihak atau lebih menggunakan alat pembayaran yang sah.Pengertian penjualan memiliki arti sebagai upaya maupun tindakan kongkrit yang dijalankan dalam mendistribusikan suatu produk baik barang maupun jasa yang berasal dari produsen ke konsumen dengan atau tanpa melalui perantara.
-Menurut Para Ahli
Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian penjualan. Berikut pemaparannya :
·         Kotler : Pengertian penjualan adalah proses ketika kebutuhan konsumen/pembeli dan keinginan penjual/produsen terpenuhi melalui tukar menukar informasi dan kepentingan.
·         Reeve, Warren, dan Duchac : Penjualan adalah nilai keseluruhan yang ditanggung oleh pembeli/konsumen untuk barang yang dijual meliputi penjualan tunai maupun kredit.
·         Zimmerer : Menurut zimmerer penjualan adalah sumber pokok dari arus kas yang diperoleh perusahaan.
·         Jill Griffin : Griffin mengartikan penjualan sebagai suatu awalan dalam menjalin hubungan dengan customer.
·         Robert Ashton : Ashton mengatakan bahwa pengertian penjualan adalah proses ketika suatu pihak membantu pihak lainnya adalam menetapkan keputusan pembelian.

2.5  Pengertian Penjualan Retail
Retail adalah penjualan dari sejumlah kecil komoditas kepada konsumen.
Retail berasal dari bahasa Perancis yaitu " Retailer" yang berarti " Memotong menjadi keci-lkecil"(Risch,1991).Sedangkan menurut Gilbert (2003) Retail adalah Semua usaha bisnis yang secara langsung mengarahkan kemampuan pemasarannya untuk memuaskan konsumen akhir berdasarkan organisasi penjualan barang dan jasa sebagai inti dari distribusi.
2.6 Pengertian Minimarket
Minimarket adalah pasar swalayan yang secara ukuran toko dan jumlah item barang yang dijual lebih sedikit daripada 2 yang lainya tadi.Dimana jumlah item barang yang dijual utk minimarket antara 3000 sanpai 5000 macam barang yg dijual. Ukuran toko pun antara 300 -500 persegi,sebagai contoh lihat saja INDOMARET. Rata rata ukurannya mereka sama. Selain itu radius area yang dilayani minimarket juga tidak jauh yaitu secara efektif kurang dari 2 km. Dan ini sudah menjadi panduan para retail minimarket.
Sebuah minimarket sebenarnya adalah semacam “toko kelontong” atau yang menjual segala macam barang dan makanan, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket. Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, dimana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak dagangan dan membayarnya dikasir. Sistim ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang.
2.6  Contoh Mini Market
1.      Indomaret
Indomaret adalah toko yang menjual barang-barang retail yang bernaung di bawah perusahaan PT. Indomarco Prismatama, dengan toko-toko yang berjumlah lebih dari 10.000 toko dan tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Keberadaannya meliputi wilayah pemukiman (perumahan, apartemen), perkantoran, jalur traffic (Stasiun, sisi Jalan Umum) hingga kawasan wisata. Adapun barang-barang yang dijual adalah barang-barang keperluan sehari-hari secara retail/eceran.
Ciri-ciri atau Sifat dari Indomaret:
1.      Berlokasi di bangunan permanen yang difungsikan untuk tempat usaha
2.      Modal usaha besar untuk setiap toko
3.      Menjual barang-barang keperluan sehari-hari
4.      Omzet per hari mencapai jutaan rupiah
5.      Memiliki beberapa personil toko sebagai penggerak usaha
Dampak Positif
Banyaknya keberadaan toko Indomaret berdampak pada terserapnya banyak tenaga kerja. Toko-toko yang berlokasi di tempat strategis (pemukiman, traffic hingga perkantoran) disertai banyaknya variasi produk yang dijual dengan harga terjangkau, memudahkan konsumen untuk membeli barang kebutuhannya. Selain itu, berdampak positif pula ke pertumbuhan ekonomi, dimana banyak variasi produk yang dipasarkan yang berasal dari banyak produsen.
Dampak Negatif
Keberadaan Toko Indomaret yang cukup menjamur berdampak negatif pada sektor Pasar Tradisional, pedagang kecil, termasuk di dalamnya warung-warung. Terlebih dengan hadirnya kompetitor seperti Alfamart, Circle-K, serta minimarket-minimarket lainnya. Selain itu, besarnya omzet penjualan memicu hadirnya tindak kriminal seperti pencurian.
2.7  kode etik personil toko Indomaret

2.7.1 Etika Profesi Seorang Personil
sesuai Janji yang telah di buat saat bergabung di indomaret maka personil Toko wajib menjalankan :
a.       menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan keadilan.
b.      Bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh.
c.       Bekerjasama dalam tim guna mencapai kemajuan perusahaan.
d.      Mengutamakan kepuasan Pelanggan, karna kepuasan pelanggan adalah kepuasan bersama.
2.7.2 Tugas Seorang Personil
       Sesuai dengan Janji Perusahaan maka setiap personil wajib melakukan setiap tugas yang telah dipercayakan dengan menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran dan keadilan. Setiap personil di wajibkan untuk bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh, bekerjasama dalam tim dan mengutamakan kepuasan pelanggan.
Adapun tugas personil yang wajib di lakukan di toko yaitu:
1.      absensi wajib setiap hari.
2.      Menata produk semenarik mungkin untuk menarik perhatian pelanggan.
3.      Mempromosikan produk khusus seperti produk diskon.
4.      Membuat laporan wajib kepada pimpinan baik tentang produk maupun sales.

2.7.3 Kebutuhan Umum
    Artinya Toko Franchise ini menyediakan kebutuhan umum masyarakat dari kalangan bawah, menengah hingga atas, sehingga mudah di jangkau. Dan juga menyediakan penerimaan pembayaran cicilan, listrik ataupun pembelian tiket, baik tiket kereta bahkan tiket Pesawat.



BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Kode etik yaitu norma atau asas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja. Dari pembahasan makalah etika profesi dapat ditarik kesimpulan bahwa profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Banyak sekali profesi teknik komputer yang ada di Indonesia beserta tanggung jawabnya dalam menyelesaikan tugasnya serta kualifikasi yang berbeda setiap profesinya masing-masing.
 














 

 
Post a Comment